Filsafat Islam Pertengahan: Kritik atas Kehampaan Spiritual Zaman Modern

Penulis; Nauval rabbani Mahasiswa Semester 1 Instiba Galis

Esai – Zaman modern sering dianggap sebagai masa paling maju karena teknologi dan ilmu pengetahuan berkembang pesat. Hidup terasa lebih mudah dan cepat, tetapi banyak orang justru merasa lelah, gelisah, dan kehilangan makna.

Secara materi mungkin cukup, namun secara batin terasa kosong. Inilah yang sering disebut sebagai kekeringan spiritual.Filsafat Islam pertengahan, yang berkembang antara abad ke-9 hingga ke-13, menawarkan kritik atas kondisi ini.

Tokoh-tokohnya seperti Al-Farabi, Ibnu Sina, Ibnu Rusyd, dan Al-Ghazali memandang bahwa akal, ilmu, dan agama bukanlah lawan, melainkan satu kesatuan. Manusia tidak hanya makhluk berpikir, tetapi juga makhluk spiritual yang memiliki tujuan hidup yang lebih tinggi.

Berbeda dengan pandangan modern yang sering menempatkan manusia sebagai pusat segalanya, filsafat Islam pertengahan melihat manusia sebagai bagian dari tatanan ciptaan Tuhan.

Hidup tidak diukur dari harta dan jabatan, melainkan dari keseimbangan antara akal, hati, dan perbuatan. Pandangan ini mengkritik gaya hidup modern yang memisahkan urusan dunia dari kedalaman batin.

Kekeringan spiritual tampak dari cara manusia memaknai kesuksesan dan kebahagiaan. Banyak orang bekerja tanpa henti, mengejar target dan pengakuan, tetapi jarang merasa tenang.

Teknologi yang seharusnya membantu justru sering menguasai hidup. Hidup menjadi sibuk, cepat, dan kompetitif, namun terasa hampa.

Al-Farabi menegaskan bahwa tujuan hidup bermasyarakat adalah mencapai kebahagiaan sejati, yaitu kesempurnaan jiwa dan akhlak, bukan sekadar kenyamanan materi.

Ibnu Sina menambahkan bahwa akal hanyalah alat, bukan tujuan akhir. Jika manusia hanya mengandalkan rasio dan melupakan jiwa, maka ia akan kehilangan arah hidupnya.

Al-Ghazali mengingatkan bahwa ilmu dan agama tanpa penghayatan batin akan menjadi kosong. Ilmu yang tidak membawa pada kebijaksanaan dan kedekatan dengan Tuhan kehilangan maknanya.

Berita lainnya !

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar