Bangkalan – Ada pemandangan menarik sebelum laga Madura United menjamu PSBS Biak di Stadion Gelora Bangkalan. Sejumlah anggota legislatif tampak hadir, tidak sekadar menyaksikan pertandingan, tetapi juga terlibat dalam diskusi serius tentang masa depan sepak bola di daerah.
Anggota DPR RI Komisi XIII dari Fraksi Partai Gerindra, Yan Permenas Mandenas, yang juga menjabat sebagai Komisaris PSBS Biak, terlihat didampingi para anggota DPRD Bangkalan dari Fraksi Partai Gerindra, seperti Efendi, Anton Bastoni, dan Reza Teguh Wibowo.
Mereka turun langsung ke lapangan, mengamati kondisi rumput stadion, sembari berbincang tentang berbagai aspek pengelolaan sepak bola, baik dari sisi infrastruktur maupun pembinaan pemain muda.
Efendi, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua OKK DPC Gerindra Bangkalan, menegaskan bahwa sepak bola bukan sekadar hiburan, tetapi juga memiliki potensi besar dalam membangun karakter dan kebanggaan daerah.
“Kami ingin melihat bagaimana sepak bola bisa dikelola dengan lebih baik, termasuk dukungan dari berbagai pihak agar stadion dan tim-tim lokal semakin berkembang,” kata Pria yang juga menjabat Sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bangkalan itu.
Kehadiran para politisi ini menunjukkan bahwa sepak bola tak hanya menjadi ajang kompetisi di lapangan, tetapi juga bagian dari kepentingan pembangunan daerah.Sinergi antara dunia olahraga dan kebijakan publik diharapkan mampu melahirkan ekosistem sepak bola yang lebih profesional dan berkelanjutan.
Sementara itu, pertandingan antara Madura United dan PSBS Biak tetap berlangsung sengit, dengan atmosfer skor Akhir 0-0.
Sepak bola, selain menjadi ajang unjuk gigi di atas lapangan, juga menjadi sarana membangun jaringan dan diskusi strategis bagi masa depan olahraga ini di Indonesia.