SUMENEP – Festival Musik Tong-Tong Se-Madura 2026 yang masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata Republik Indonesia sukses terselenggara dengan meriah dan memukau pada Sabtu (17/10/2026) malam.
Ribuan masyarakat tumpah ruah memadati sepanjang jalan protokol Kabupaten Sumenep untuk menyaksikan kemegahan salah satu event budaya bergengsi di Madura tersebut.
Festival berskala nasional ini menghadirkan perpaduan harmonisasi musik tradisional, kreativitas aransemen, serta kemegahan dekorasi yang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat maupun wisatawan.
Kirab festival dimulai dari titik start di depan Masjid Jamik Kabupaten Sumenep dan berakhir di Jalan Halim Perdana Kusuma, Pamolokan, Sumenep. Sepanjang rute tersebut, antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi saat menyambut penampilan setiap grup musik tong-tong yang melintas.
Kemeriahan festival semakin terasa dengan kehadiran sejumlah pejabat daerah hingga nasional. Dari Kementerian Pariwisata RI, hadir Eni Komiarti, SST.Par., M.Si., selaku Kepala Bidang Promosi dan Pelaksana Kemitraan Event Daerah.
Turut hadir pula anggota DPD RI perwakilan Provinsi Bali, jajaran pejabat Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta Bupati Sumenep bersama jajaran pemerintah daerah.
Sepuluh Grup Terbaik Unjuk KebolehanFestival Musik Tong-Tong Se-Madura tahun ini menghadirkan 10 grup pilihan dari tiga kabupaten di Pulau Madura, yakni Sumenep, Pamekasan, dan Sampang.
Seluruh peserta merupakan grup yang sebelumnya telah melewati tahapan seleksi melalui penyelenggaraan event terdahulu, sehingga penampilan yang disuguhkan menjadi representasi kreativitas dan kualitas musik tong-tong dari masing-masing daerah.
Masing-masing grup menampilkan karakteristik dan keunggulan tersendiri melalui permainan ritme, kekompakan para personel, hingga eksplorasi aransemen musik tradisional yang dikemas secara kreatif.Penampilan para peserta tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan bermusik, tetapi juga memperlihatkan bagaimana kesenian tradisional Madura terus berkembang mengikuti kreativitas generasi masa kini tanpa meninggalkan akar budayanya.
Bupati Sumenep Apresiasi Kesuksesan Festival







