Usai Berorasi di Halaman Pemda, HIMABA Lanjutkan Aksi ke Polres Bangkalan, Soroti Dugaan Pencekikan Mahasiswa

Bangkalan – Aksi demonstrasi Himpunan Mahasiswa Bangkalan (HIMABA) berlanjut ke Mapolres Bangkalan setelah sebelumnya menyampaikan orasi di halaman Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Rabu (21/10/2026).

Dalam aksi lanjutan tersebut, HIMABA menyoroti dugaan tindakan represif yang dilakukan oknum polisi terhadap salah satu peserta demonstrasi. Mahasiswa tersebut disebut mengalami tindakan pencekikan saat aksi berlangsung.

Koordinator Lapangan (Korlap) HIMABA, Rahman Maulana, bersama Ketua Umum HIMABA, Muhammad Amin Ma’mun, menyayangkan dugaan tindakan tersebut.

Mereka mempertanyakan penerapan prinsip pengayoman dan pelayanan masyarakat yang seharusnya menjadi bagian dari tugas kepolisian.

Melalui aksi di Mapolres Bangkalan, mahasiswa menuntut pertanggungjawaban atas dugaan tindakan yang dialami peserta demonstrasi.

Mereka menilai tindakan kekerasan terhadap mahasiswa yang menyampaikan aspirasi perlu mendapat perhatian dan penanganan serius.

HIMABA juga mempertanyakan slogan Polisi Bersama Masyarakat yang dinilai harus dibuktikan melalui tindakan nyata, terutama ketika masyarakat menyampaikan kritik dan pendapat di ruang publik.

Bagi mahasiswa, penyampaian aspirasi melalui demonstrasi merupakan bagian dari kebebasan berpendapat yang harus dihormati.

Karena itu, dugaan tindakan pencekikan tersebut menjadi persoalan yang perlu diklarifikasi agar tidak menimbulkan pertanyaan mengenai perlindungan terhadap peserta aksi.

HIMABA berharap pihak kepolisian memberikan penjelasan atas peristiwa tersebut serta menindaklanjuti tuntutan mahasiswa secara transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Berita lainnya !

Bagikan: