UTM Gelar TMIC-4 2026, Perkuat Kolaborasi Riset untuk Masa Depan Berkelanjutan

Internasionalisasi perguruan tinggi juga ditekankan sebagai proses dua arah. Kekuatan lokal dapat menjadi sumber pengetahuan bagi dunia, sementara pengetahuan dan jejaring global dapat diterjemahkan menjadi solusi yang relevan bagi kebutuhan masyarakat lokal.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik UTM, Prof. Dr. Achmad Amzeri, S.P., M.P., menyampaikan bahwa konferensi internasional dapat menjadi sarana penting untuk berbagi ide, memperoleh wawasan baru, membangun jejaring, serta memperkuat kolaborasi penelitian antara universitas dan berbagai negara.

Ia berharap TMIC-4 tidak berhenti pada pelaksanaan konferensi, tetapi dilanjutkan melalui kerja sama penelitian, penulisan ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, dan berbagai bentuk kolaborasi akademik lainnya.

Menurutnya, tema โ€œBridging Heritage and Innovation for a Sustainable Futureโ€ sangat relevan dengan tantangan saat ini. Warisan pengetahuan dan teknologi perlu terus dikembangkan dengan tetap mempertahankan nilai, potensi budaya, serta komitmen terhadap kesejahteraan masyarakat.

Melalui TMIC-4 2026, UTM menegaskan komitmennya untuk memperkuat ekosistem akademik yang menghubungkan warisan lokal dengan inovasi, penelitian dengan dampak, serta jejaring akademik dengan kolaborasi yang lebih luas. Konferensi ini diharapkan menghasilkan pengetahuan, inovasi, dan kerja sama yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung pembangunan Indonesia yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan.

Berita lainnya !

Bagikan: