Bangkalan – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menilai Karapan Sapi tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga berpotensi menjadi penggerak ekonomi dan pariwisata Madura.
Menurutnya, tradisi khas Pulau Garam tersebut mampu menciptakan efek berantai bagi berbagai sektor usaha masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan AHY usai menyaksikan langsung Lomba Karapan Sapi Piala AHY di Stadion Karapan Sapi R.P. Moch. Noer, Bangkalan, Sabtu (1/8/2026). Ia mengaku baru pertama kali menyaksikan Karapan Sapi secara langsung dan melihat antusiasme masyarakat yang sangat besar.
“Saya melihat Karapan Sapi bukan hanya perlombaan, tetapi juga menggerakkan ekonomi daerah. UMKM hidup, pedagang kecil mendapat manfaat, transportasi bergerak, dan sektor pariwisata ikut tumbuh,” ujar AHY.
Menurutnya, tradisi yang mampu menarik ribuan pengunjung seperti Karapan Sapi memiliki nilai strategis untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata budaya.
AHY mengatakan telah berdiskusi dengan Bupati Bangkalan mengenai sejumlah kebutuhan pembangunan, mulai dari perbaikan jalan dan jembatan, peningkatan fasilitas pendidikan dan kesehatan, hingga revitalisasi Stadion Karapan Sapi R.P. Moch. Noer agar lebih representatif.
“Kalau infrastrukturnya semakin baik, akses masyarakat lebih mudah, wisatawan akan lebih banyak datang, dan ekonomi daerah akan ikut berkembang,” katanya.
AHY juga memastikan akan mendorong kementerian terkait untuk mengkaji berbagai kebutuhan pembangunan di Bangkalan agar pengembangan kawasan budaya dan pariwisata dapat dilakukan secara bertahap.
Lomba Karapan Sapi Piala AHY digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-25 Partai Demokrat yang diperingati pada 9 September 2026 sekaligus menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Acara tersebut dihadiri jajaran pengurus Partai Demokrat, anggota DPR RI, kepala daerah se-Madura, tokoh masyarakat, serta ribuan warga yang memadati Stadion Karapan Sapi R.P. Moch. Noer.







