Sumenep – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nurul Karomah yang berlokasi di Desa Pakondang, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, resmi mulai beroperasi.
Kehadiran dapur SPPG ini menjadi bagian penting dari implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program unggulan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam rangka meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia serta menekan angka stunting dan gizi buruk.
SPPG Nurul Karomah hadir sebagai dapur layanan yang bertugas menyiapkan dan mendistribusikan makanan bergizi kepada para penerima manfaat, khususnya siswa dan tenaga kependidikan di wilayah Kecamatan Rubaru dan sekitarnya.
Program ini diharapkan mampu menjawab persoalan ketimpangan gizi yang selama ini masih menjadi tantangan serius, terutama di daerah pedesaan.
Mitra pelaksana SPPG Nurul Karomah, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, Indra Wahyudi, menegaskan pentingnya dukungan semua pihak agar Program MBG dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
“Program Makan Bergizi Gratis ini adalah program strategis nasional yang digagas langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya sangat jelas, yakni memperbaiki kualitas gizi anak-anak Indonesia dan memberantas kesenjangan gizi yang selama ini memicu tingginya angka stunting dan gizi buruk,” ujar Indra Wahyudi.
Pria yang akrab disapa Bang Indra itu menambahkan, keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada pemerintah pusat, tetapi juga memerlukan sinergi kuat antara pemerintah daerah, TNI, lembaga pendidikan, serta masyarakat.
“Saya mengajak semua pihak untuk bersama-sama mendukung dan mengawal pelaksanaan MBG ini. Ini bukan semata program bagi siswa, tetapi investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa,” tegasnya.
Saat dikonfirmasi melalui saluran WhatsApp, Bang Indra menjelaskan bahwa dapur SPPG Nurul Karomah Rubaru akan melayani kurang lebih 3.200 orang penerima manfaat.
Jumlah tersebut terdiri dari 2.750 penerima dari kalangan siswa dan 450 orang dari tenaga kependidikan.
“Jumlah ini sudah disesuaikan dengan arahan Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025, yang menegaskan bahwa tenaga kependidikan merupakan bagian dari sasaran penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis,” jelasnya.
Menurut Bang Indra, pemenuhan gizi bagi tenaga pendidik dan kependidikan juga menjadi faktor penting dalam mendukung kualitas pembelajaran.
Dengan kondisi fisik yang sehat dan kebutuhan gizi yang tercukupi, diharapkan proses belajar mengajar dapat berjalan lebih optimal.Sementara itu, Komandan Kodim 0827/Sumenep, Letkol Arm Bendi Wibisono, S.E., M.Han, turut memberikan apresiasi atas mulai beroperasinya SPPG Nurul Karomah.
Ia menilai keberadaan dapur SPPG ini sebagai langkah konkret dalam mendukung program strategis nasional sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
“Kami sangat mengapresiasi beroperasinya SPPG Nurul Karomah milik H. Indra Wahyudi. Ini adalah wujud nyata kepedulian terhadap masa depan generasi muda,” ujar Letkol Bendi.
Ia berharap, melalui layanan pemenuhan gizi yang berkelanjutan, para siswa di Kecamatan Rubaru dapat tumbuh lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing.
“Mudah-mudahan dengan terpenuhinya kebutuhan gizi, kualitas dan kompetensi para siswa semakin baik. Ini menjadi fondasi penting dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
Beroperasinya SPPG Nurul Karomah Rubaru menandai komitmen bersama antara pemerintah, mitra lokal, dan TNI dalam mendukung suksesnya Program Makan Bergizi Gratis.
Ke depan, program ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan, serta kesejahteraan masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.






