“Jumlah ini sudah disesuaikan dengan arahan Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025, yang menegaskan bahwa tenaga kependidikan merupakan bagian dari sasaran penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis,” jelasnya.
Menurut Bang Indra, pemenuhan gizi bagi tenaga pendidik dan kependidikan juga menjadi faktor penting dalam mendukung kualitas pembelajaran.
Dengan kondisi fisik yang sehat dan kebutuhan gizi yang tercukupi, diharapkan proses belajar mengajar dapat berjalan lebih optimal.Sementara itu, Komandan Kodim 0827/Sumenep, Letkol Arm Bendi Wibisono, S.E., M.Han, turut memberikan apresiasi atas mulai beroperasinya SPPG Nurul Karomah.
Ia menilai keberadaan dapur SPPG ini sebagai langkah konkret dalam mendukung program strategis nasional sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
“Kami sangat mengapresiasi beroperasinya SPPG Nurul Karomah milik H. Indra Wahyudi. Ini adalah wujud nyata kepedulian terhadap masa depan generasi muda,” ujar Letkol Bendi.
Ia berharap, melalui layanan pemenuhan gizi yang berkelanjutan, para siswa di Kecamatan Rubaru dapat tumbuh lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing.
“Mudah-mudahan dengan terpenuhinya kebutuhan gizi, kualitas dan kompetensi para siswa semakin baik. Ini menjadi fondasi penting dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
Beroperasinya SPPG Nurul Karomah Rubaru menandai komitmen bersama antara pemerintah, mitra lokal, dan TNI dalam mendukung suksesnya Program Makan Bergizi Gratis.
Ke depan, program ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan, serta kesejahteraan masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.






