Maimunah mengungkapkan bahwa dengan adanya perusahaan rokok lokal yang secara konsisten membeli hasil panennya, harga tembakau menjadi lebih stabil.
“Alhamdulillah, berkah hasil tembakau sekarang saya bisa melunasi hutang-hutang yang dulu membebani. Sekarang bahkan bisa membeli lahan sendiri,” ujar Maimunah.
Anggota Komisi II DPRD Sumenep, H. Masdawi, menambahkan bahwa perusahaan rokok lokal telah berperan besar dalam menjaga stabilitas harga tembakau dan mendongkrak perekonomian petani.
Dalam tiga tahun terakhir, harga tembakau tetap stabil, memungkinkan petani untuk menikmati peningkatan pendapatan. Masdawi juga mencatat peningkatan produksi tembakau, seiring dengan meningkatnya permintaan dari perusahaan rokok lokal.
“Produksi tembakau yang sebelumnya sekitar 3.000 ton kini telah meningkat,” katanya.
Dengan permintaan bahan baku tembakau yang tinggi dari perusahaan rokok lokal, produksi tembakau di Sumenep kini semakin meningkat, dari 3.000 ton menjadi lebih banyak lagi.
Keberadaan perusahaan rokok lokal dianggap sangat membantu dalam menjaga kestabilan ekonomi petani tembakau di Sumenep dan mendorong mereka untuk meningkatkan hasil produksi secara signifikan.







