Pemkab Sumenep Fasilitasi Mudik Gratis Jakarta–Sumenep, Perantau Asal Kota keris Sambut Antusias.

No comments

Sumenep - Pemerintah Kabupaten Kabupaten Sumenep kembali menghadirkan program mudik gratis bagi warganya yang merantau di ibu kota. Fasilitas perjalanan rute Jakarta–Sumenep ini menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam membantu masyarakat menyambut Hari Raya Idulfitri 2026.

Ratusan perantau asal Sumenep yang bekerja di Jakarta menyambut program tersebut dengan penuh antusias. Mereka menilai kebijakan ini sangat membantu, terutama di tengah tingginya biaya transportasi menjelang musim mudik.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa mudik gratis bukan sekadar agenda tahunan, melainkan wujud nyata kehadiran pemerintah bagi masyarakat, termasuk yang berada di luar daerah.

“Ini adalah bentuk komitmen kami untuk meringankan beban warga sekaligus mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat Sumenep di perantauan,” ujarnya.

Menurutnya, tradisi mudik memiliki makna penting bagi masyarakat Indonesia. Selain menjadi momen berkumpul bersama keluarga, mudik juga memperkuat nilai kebersamaan dan kekeluargaan. Namun, kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih membuat sebagian warga kesulitan menanggung biaya perjalanan.

Untuk itu, Pemkab Sumenep menyediakan armada bus yang aman dan nyaman guna memastikan perjalanan berlangsung lancar. Selain membantu dari sisi biaya, langkah ini juga diharapkan dapat mengurangi kepadatan arus mudik serta meminimalkan risiko kecelakaan di jalan.

Keberangkatan peserta mudik gratis dijadwalkan pada:

  • Hari/Tanggal: Sabtu, 14 Maret 2026
  • Waktu: 05.30 WIB
  • Titik Kumpul: Parkir Timur Selatan Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta Peserta diminta hadir lebih awal untuk proses registrasi dan pengecekan data sebelum keberangkatan.

Rombongan akan menempuh perjalanan darat menuju Sumenep, Jawa Timur, dan dijadwalkan tiba di Pendopo Keraton Sumenep. Lokasi tersebut dipilih sebagai titik akhir sekaligus simbol penyambutan, mengingat nilai historisnya sebagai salah satu ikon budaya yang masih terjaga di Jawa Timur.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap semangat kebersamaan dan silaturahmi masyarakat tetap terjalin erat, sehingga partisipasi warga dalam mendukung pembangunan daerah semakin kuat dan berkelanjutan.

Berita lainnya !

Bagikan:

Tinggalkan komentar