Lebih lanjut, Gus Yusuf mengingatkan agar hubungan yang terjalin melalui turnamen tersebut tidak berhenti hanya di lapangan sepak bola, melainkan dilanjutkan dalam bentuk kerja sama nyata yang memberikan dampak bagi kemajuan desa.
“Silaturahmi melahirkan komunikasi, komunikasi membuka ruang kerja sama, dan kerja sama akan melahirkan kekuatan untuk membangun desa. Karena itu, mari kita jadikan kegiatan ini bukan hanya sebagai ajang olahraga, tetapi juga sebagai momentum untuk bersama-sama memajukan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia,” pungkasnya.
Turnamen sepak bola antarkepala desa di Pamekasan tersebut diikuti kepala desa dari berbagai wilayah dan berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Selain mempererat hubungan antarpeserta, kegiatan itu juga diharapkan menjadi wadah memperkuat jejaring kerja sama demi kemajuan desa di berbagai daerah Indonesia.






