SAMPANG- Kebanggaan menyelimuti keluarga besar Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Kabupaten Sampang, Madura. Akbar Mumtaz Nusa, Okky Saputra, dan Robiatul Adawiyah, berhasil mengharumkan nama Kabupaten Sampang, setelah menyabet juara pertama kategori seni tunggal remaja putri dalam ajang Kejuaraan Pencak silat Trunojoyo National Championship III 2026, di Kampus Universitas Trunojoyo Bangkalan Madura.
Prestasi membanggakan tersebut diraih dalam kejuaraan yang berlangsung di kampus Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Kabupaten Bangkalan, Madura. Di tengah persaingan antar peserta yang diikuti kurang lebih 700 perserta dari berbagai Perguruan pencak silat, ketiga murid SMK 2 Sampang, berhasil menempati posisi tertinggi pada kategori yang diikutinya.
Menurut Muzakki, S. Pd Guru pembimbing pencak silat di SMK 2 Sampang, saat mendampingi dua siswa dan satu siswi SMKN 2 Kabupaten Sampang di Turnamen tingkat nasional tersebut, kami membawa tiga anak didik SMKN 2 Sampang dan alhamdulillah semuanya mendapatkan juara dalam ajang Pencak silat Trunojoyo National Championship III 2026 yang diikuti sekitar 700 peserta selama tiga hari.
"Adapun anak didik kami yang menyabet juara, diantaranya, Akbar Mumtaz Nusa, Juara 1 kelas C remaja putra Trunojoyo National Championship Prestasi, Okky Saputra, Juara 1 kelas D remaja putra Trunojoyo National Championship Prestasi, Robiatul Adawiyah Juara 3 kelas A remaja putri Trunojoyo National Championship Prestasi".jelas sebut Muzakki yang juga pengajar di SMK 2 Sampang.
lanjut Muzakki, Keberhasilan ini bukan sekadar membawa pulang gelar juara. Bagi keluarga, sekolah, pencapaian para siswa ini menjadi kebanggaan sekaligus bukti bahwa semangat, ketekunan, dan kerja keras generasi muda dapat melahirkan prestasi yang membanggakan.
"Di balik kemenangan tersebut, tersimpan tekad untuk terus belajar dan mengasah kemampuan. Awan mengaku bersyukur atas hasil yang diraihnya dan menjadikan pencapaian itu sebagai motivasi untuk menghadapi tantangan berikutnya".imbuhnya.
Harapan kami sebagai guru pembimbing Ekstrakurikuler Pencak Silat Nur Harias, di SMK Negeri 2 Sampang, adanya siswa yang sudah berprestasi harus selalu rendah hati, tetap semangat dan optimistis latihan sehingga siswa yang berprestasi bisa membawa nama baik sekolah dan Kabupaten Sampang dikancah nasional.
Kebahagiaan juga dirasakan oleh Kholis, orang tua Akbar Mumtaz Nusa. Ia mengapresiasi perjuangan putranya yang mampu meraih prestasi di tingkat nasional. Namun, di balik rasa bangga itu, Kholis berpesan agar Mumtaz tetap rendah hati dan tidak berhenti berusaha.
โKami bangga atas pencapaian ini. Semoga prestasi ini membuatnya semakin semangat belajar, berlatih, dan tetap rendah hati,โ ungkapnya.






