Faruk mengaku sangat terpukau dengan terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai antusiasme masyarakat menjadi salah satu indikator bahwa kegiatan kebudayaan seperti Festapora memiliki daya tarik yang kuat di tengah masyarakat.
Selain tingginya partisipasi masyarakat, pertunjukan yang disajikan juga dinilai mampu menghadirkan kemasan budaya yang megah dan menarik.
Dukungan tersebut menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan kegiatan serupa sebagai bagian dari upaya memperkuat promosi kebudayaan dan pariwisata Kabupaten Sumenep.
Target Lebih Besar: Kolaborasi Empat Kabupaten di Madura
Ke depan, Festapora tidak ingin berhenti sebagai festival kebudayaan tingkat lokal.Efendi Pradana mengungkapkan bahwa dirinya bersama tim telah memiliki gagasan untuk mengembangkan Festapora dengan menggandeng tiga kabupaten lain di Madura.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bersama bagi empat kabupaten di Madura untuk memperkenalkan karakter dan khazanah kebudayaan masing-masing.
Gagasan tersebut sekaligus diarahkan untuk membangun narasi baru tentang Madura.Menurut Efendi, Madura memiliki kekayaan budaya yang sangat besar, mulai dari seni pertunjukan, tradisi masyarakat, kuliner, busana adat, hingga berbagai ritual yang berkembang di setiap daerah.
Karena itu, ia berharap masyarakat di luar Madura dapat melihat pulau tersebut secara lebih utuh dan tidak hanya mengenalnya melalui stereotip negatif yang selama ini kerap dilekatkan pada masyarakat Madura, seperti kekerasan dan kriminalitas.
Melalui kebudayaan, Madura diharapkan dapat menunjukkan identitas lain yang jauh lebih kaya: masyarakat dengan tradisi, seni, kreativitas, solidaritas, dan warisan budaya yang beragam.
Festapora dan Masa Depan Kebudayaan Pantura






