Bangkalan – Aksi gotong royong warga Kecamatan Geger dalam memperbaiki jalan rusak secara mandiri mendapat respons cepat dari Bupati Bangkalan, Lukman Hakim.
Ia menyampaikan permohonan maaf atas kondisi jalan yang belum layak dan menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat perbaikan infrastruktur secara bertahap, dimulai dari tiga kecamatan prioritas.
Dalam pernyataannya, Bupati menyampaikan permohonan maaf atas kondisi jalan yang tidak layak.
"Kami menerima kritik warga dengan rendah hati sebagai bentuk pengawasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten sebenarnya telah menganggarkan perbaikan jalan di tiga kecamatan, yaitu Arosbaya, Geger, dan Tanah Merah.
Ia menjelaskan bahwa perbaikan jalan sepanjang kurang lebih 22 kilometer tersebut akan dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama yaitu Ruas Arosbaya - Campor dan tahap kedua yaitu Ruas Kombangan- Tanah Merah.
"Untuk ruas jalan yang ada lokasi wisatanya, kami akan memperlebar. Untuk mengintegrasikan wisata-wisata religi di sepanjang ruas jalan tersebut," terang Lukman.
Bupati menyatakan penghargaannya atas inisiatif warga.
"Gotong royong adalah budaya luhur bangsa Indonesia yang harus kita jaga. Semangat kebersamaan ini justru memperkuat solidaritas masyarakat," tegasnya.
Sebagai bentuk apresiasi, pemerintah akan mengembalikan biaya yang telah dikeluarkan warga dalam bentuk program padat karya.
Lukman juga berterima kasih atas kesabaran warga dan menegaskan bahwa aksi ini menjadi motivasi bagi pemerintah untuk bekerja lebih keras.
"Kami berkomitmen mempercepat perbaikan infrastruktur secara bertahap dan terus berkoordinasi dengan masyarakat," pungkasnya.







