Ia menekankan bahwa jika PTS mampu memberikan pembelajaran dan pendampingan yang lebih baik, maka masyarakat akan kembali melihat PTS sebagai pilihan yang menyenangkan dan berkualitas.
Selain itu, PTS juga diingatkan untuk tidak terjebak pada pembukaan program studi yang sudah jenuh. Prof. Paiman mendorong kampus PGRI di seluruh Indonesia untuk membuka prodi-prodi marketable seperti elektromedis, digital business, biomedis, hingga ilmu keluargaan.
Prodi yang sesuai kebutuhan pasar dan belum banyak dibuka kampus lain dinilai lebih efektif menarik minat calon mahasiswa dan memperkuat daya saing. Ia juga menyoroti pentingnya strategi promosi digital.
Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memilih kampus karena ajakan kakak kelas, informasi dari media sosial, dan website resmi.
Karena itu, penguatan branding digital menjadi keharusan bagi PTS saat ini.Karena itu, Prof. Paiman mendorong seluruh pimpinan kampus untuk bergerak bersama, memperbanyak promosi, menghadirkan prodi yang relevan, dan memastikan setiap mahasiswa ditangani dengan sebaik-baiknya.







