Ia meminta calon pelamar tidak mudah percaya apabila ada pihak yang menawarkan bantuan untuk meloloskan peserta dengan meminta sejumlah uang.
“Pendaftaran dan proses seleksi tidak dipungut biaya dan RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep tidak bertanggung jawab atas pungutan atau tawaran berupa apa pun oleh oknum yang mengatasnamakan RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep atau panitia,” tegas Erliyati.
Pihak rumah sakit juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap kemungkinan munculnya modus penipuan yang mengatasnamakan rumah sakit maupun panitia seleksi.
Jika ada pihak yang mengaku dapat menjamin atau meloloskan peserta dengan imbalan tertentu, masyarakat diminta tidak mempercayainya.
Rekrutmen tersebut diharapkan dapat menghadirkan tenaga profesional yang kompeten dan berintegritas. Penambahan sumber daya manusia itu sekaligus diharapkan mampu memperkuat pelayanan RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep dalam menghadapi kebutuhan layanan kesehatan yang semakin kompleks.
Dengan demikian, proses penerimaan pegawai BLUD non-ASN bukan hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja rumah sakit, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Sumenep.







