SUMENEP — RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep membuka kesempatan bagi masyarakat untuk bergabung sebagai pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) non-Aparatur Sipil Negara (ASN) formasi tahun 2026.
Rekrutmen tersebut menjadi bagian dari upaya rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam memenuhi kebutuhan sumber daya manusia sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Dalam penerimaan kali ini, terdapat 14 formasi dengan kebutuhan sebanyak 49 pegawai. Pendaftaran dibuka pada 13 hingga 16 April 2026. Pengumuman penerimaan juga tercantum dalam laman resmi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, mengatakan kesempatan tersebut terbuka bagi warga negara Indonesia yang memiliki integritas serta komitmen untuk berkontribusi dalam pelayanan kesehatan.
Menurutnya, penerimaan pegawai BLUD non-ASN tersebut juga menjadi salah satu langkah untuk mendukung program prioritas Pemerintah Kabupaten Sumenep di bidang kesehatan.
“Kami membuka peluang bagi masyarakat yang ingin berkontribusi dalam pelayanan kesehatan untuk bergabung bersama RSUD,” ujar Erliyati.
Formasi yang DibutuhkanKebutuhan pegawai mencakup berbagai bidang, mulai dari tenaga medis, tenaga kesehatan hingga tenaga pendukung. Formasi yang tersedia antara lain:
- Dokter Umum
- Perawat
- Apoteker
- Asisten Apoteker
- Radiografer
- Elektro Medis
- Bank Darah Rumah Sakit
- Fisikawan Medis
- Fisioterapi
- Programmer
- Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM)
- Perekam Medis
- Sarjana Administrasi Rumah Sakit
- Analis Teknik Laboratorium Medis (ATLM)
Para pelamar wajib memenuhi sejumlah persyaratan umum. Di antaranya merupakan Warga Negara Indonesia, tidak berstatus sebagai ASN, PPPK maupun anggota TNI/Polri, serta tidak pernah diberhentikan secara tidak hormat dari instansi sebelumnya.
Pelamar juga harus memiliki ijazah yang sesuai dengan formasi yang dilamar dengan IPK minimal 2,75.Khusus pelamar dari tenaga medis dan tenaga kesehatan, diwajibkan mempunyai Surat Tanda Registrasi (STR) yang masih berlaku hingga 31 Desember 2026. Selain itu, peserta diminta menyiapkan foto terbaru ukuran 3×4 dengan latar belakang merah.
Seleksi Tidak Dipungut BiayaErliyati menegaskan bahwa seluruh rangkaian pendaftaran dan seleksi dilakukan secara terbuka, transparan dan tidak dipungut biaya. Hal tersebut juga ditegaskan dalam informasi penerimaan yang dipublikasikan melalui BKPSDM Kabupaten Sumenep.
Ia meminta calon pelamar tidak mudah percaya apabila ada pihak yang menawarkan bantuan untuk meloloskan peserta dengan meminta sejumlah uang.
“Pendaftaran dan proses seleksi tidak dipungut biaya dan RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep tidak bertanggung jawab atas pungutan atau tawaran berupa apa pun oleh oknum yang mengatasnamakan RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep atau panitia,” tegas Erliyati.
Pihak rumah sakit juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap kemungkinan munculnya modus penipuan yang mengatasnamakan rumah sakit maupun panitia seleksi.
Jika ada pihak yang mengaku dapat menjamin atau meloloskan peserta dengan imbalan tertentu, masyarakat diminta tidak mempercayainya.
Rekrutmen tersebut diharapkan dapat menghadirkan tenaga profesional yang kompeten dan berintegritas. Penambahan sumber daya manusia itu sekaligus diharapkan mampu memperkuat pelayanan RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep dalam menghadapi kebutuhan layanan kesehatan yang semakin kompleks.
Dengan demikian, proses penerimaan pegawai BLUD non-ASN bukan hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja rumah sakit, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Sumenep.







