Sumenep – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Moh. Anwar terus membuktikan eksistensinya sebagai pusat layanan kesehatan andalan masyarakat Kabupaten Sumenep.
Sepanjang tahun 2025, rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep ini berhasil menangani ribuan kasus penyakit dari berbagai kategori, sekaligus berkontribusi pada peningkatan kualitas dan harapan hidup masyarakat.
Direktur RSUD dr. Moh. Anwar, dr. Erlyati, menyampaikan bahwa capaian layanan kesehatan selama 2025 menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit sebagai rujukan utama di wilayah ujung timur Pulau Madura. Hal tersebut disampaikannya dalam wawancara pada Jumat, 9 Januari 2026.
“Selama tahun 2025, jumlah pasien yang kami tangani cukup tinggi dengan variasi penyakit yang beragam. Ini menunjukkan besarnya kebutuhan layanan kesehatan masyarakat sekaligus kepercayaan publik terhadap RSUD dr. Moh. Anwar,” ujar dr. Erlyati.
Berdasarkan data pelayanan, kasus persalinan (single live birth) tercatat sebagai layanan terbanyak dengan 1.316 pasien. Disusul nausea and vomiting sebanyak 1.291 pasien dan singleton, born in hospital sebanyak 1.259 pasien.
Data ini menunjukkan peran strategis RSUD dr. Moh. Anwar dalam menjamin keselamatan ibu dan bayi di Kabupaten Sumenep.Selain layanan kebidanan, penyakit tidak menular juga mendominasi jumlah kunjungan pasien.
Sepanjang 2025, rumah sakit ini menangani 1.191 pasien diabetes mellitus, 1.169 pasien anemia unspecified, serta 1.146 pasien dengan keluhan nyeri perut.
Sementara itu, pada kategori penyakit infeksi dan gangguan kesehatan lainnya, RSUD dr. Moh. Anwar mencatat penanganan 1.062 pasien infeksi saluran pernapasan bawah akut, 947 pasien gastroenteritis dan kolitis, 946 pasien hipertensi primer, serta 824 pasien volume depletion.
Seluruh pasien tersebut ditangani melalui sistem pelayanan terpadu, baik rawat jalan maupun rawat inap.Menurut dr. Erlyati, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh tenaga kesehatan dan jajaran manajemen rumah sakit dalam menjaga mutu layanan di tengah tantangan kebutuhan kesehatan masyarakat yang terus berkembang.
“Ini adalah hasil kerja kolektif seluruh tim. Kami selalu berupaya memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan tetap mengedepankan sisi kemanusiaan,” ungkapnya.






