Kalau dukungan politik terlalu kuat dipengaruhi oleh tokoh agama, maka kebebasan rakyat dalam memilih jadi semakin sempit.
Penutup: Antara Demokrasi dan Keberanian untuk Memilih
Pada akhirnya, yang namanya demokrasi sejati itu harus memberi ruang pada kebebasan individu. Masyarakat Bangkalan, atau di mana pun itu, harus punya kebebasan buat memilih tanpa merasa ditekan oleh pengaruh agama atau politik.
Agama itu memang penting sebagai panduan moral, tapi harus hati-hati biar nggak berubah jadi alat buat ngatur-ngatur pilihan rakyat.
Mari kita sadar, bahwa kebebasan memilih adalah hak setiap warga negara. Jangan sampai, di balik silaturahmi dan dukungan ulama, kita jadi kehilangan hak buat memilih sesuai nurani.







