“Pemkab Sumenep melalui Bagian Kesra berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh jemaah haji sejak mereka tiba hingga kembali berkumpul bersama keluarganya. Seluruh proses telah dipersiapkan secara matang agar kepulangan berlangsung aman, nyaman, dan lancar,” ujar Kamiluddin.
Ia menjelaskan, koordinasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam kelancaran proses pemulangan, mengingat jemaah tiba secara bertahap sesuai jadwal masing-masing kelompok terbang (kloter). Petugas di lapangan juga disiagakan untuk membantu kebutuhan para jemaah, khususnya lanjut usia dan mereka yang memerlukan pendampingan.
Menurut Kamiluddin, pelayanan yang diberikan pemerintah daerah merupakan bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan publik yang optimal kepada masyarakat, khususnya bagi para tamu Allah yang telah menyelesaikan ibadah haji.
“Kami berharap seluruh jemaah kembali ke Kabupaten Sumenep dalam kondisi sehat serta membawa predikat haji yang mabrur. Semoga nilai-nilai ibadah haji dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari dan memberikan manfaat bagi keluarga maupun masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat menyambut kedatangan jemaah mengajak seluruh haji untuk menjaga kemabruran ibadah dengan mengamalkan nilai-nilai keikhlasan, kedisiplinan, kepedulian sosial, serta semangat persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurut Bupati, para jemaah haji memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi teladan di lingkungan masing-masing melalui perilaku yang mencerminkan akhlak mulia, kejujuran, dan semangat gotong royong.
Pada proses kepulangan tahun ini, jemaah haji asal Kabupaten Sumenep tiba secara bertahap, yakni Kloter 77 pada pukul 02.00 WIB, Kloter 78 pukul 05.40 WIB, Kloter 79 pukul 08.00 WIB, dan Kloter 81 pukul 14.45 WIB. Seluruh rangkaian penyambutan berlangsung dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Bagian Kesra bersama instansi terkait guna memastikan para jemaah dapat kembali ke daerah dengan aman dan nyaman.







