PC IPPNU Bangkalan Deklarasikan Satgas Samira Space Rekanita, Perkuat Perlindungan Perempuan dan Pelajar Putri

Bangkalan – Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC IPPNU) Kabupaten Bangkalan resmi mendeklarasikan Satgas Samira Space Rekanita sebagai langkah konkret untuk memperkuat edukasi, pencegahan, dan perlindungan bagi perempuan serta pelajar putri di Kabupaten Bangkalan.

Deklarasi tersebut dihadiri Ketua PCNU Bangkalan KH. Makki Nasir, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Bangkalan yang hadir mewakili Bupati Bangkalan, jajaran Polres Bangkalan, perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Bangkalan, sejumlah badan otonom (Banom) NU, serta Ketua Lembaga Konseling Pelajar Putri PW IPPNU Jawa Timur.

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pelatihan anggota Satgas Samira Space Rekanita yang diikuti perwakilan kader IPPNU dari seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Bangkalan.

Pelatihan ini menjadi momentum awal untuk membekali kader dengan pemahaman dasar mengenai isu keperempuanan, pencegahan kekerasan, respons awal, hingga mekanisme rujukan ketika menghadapi persoalan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Ketua PC IPPNU Bangkalan, Ulfatul Fuadiyah, mengatakan kehadiran Samira Space berangkat dari keresahan sekaligus kebutuhan untuk menghadirkan ruang yang lebih aman bagi perempuan dan pelajar putri.

“Sebagai organisasi pelajar putri, mungkin kita tidak bisa menyelesaikan semua persoalan tersebut. Tetapi setidaknya kita bisa hadir sebagai orang pertama yang mau mendengarkan, memberikan edukasi, menguatkan, dan mengarahkan kepada pihak yang memang memiliki kewenangan untuk membantu,” ujarnya.

Menurutnya, Satgas Samira Space Rekanita tidak dibentuk untuk mengambil alih peran psikolog, advokat maupun aparat penegak hukum.

Satgas justru diarahkan memiliki kemampuan dasar dalam memberikan respons awal, menjaga kerahasiaan, melakukan edukasi pencegahan, serta memahami mekanisme rujukan kepada pihak yang berwenang.

“Satgas yang baik bukan satgas yang merasa mampu menangani semuanya sendiri, tetapi satgas yang tahu kapan harus bertindak dan kapan harus menghubungkan dengan pihak yang lebih kompeten,” tambahnya.

Dalam pengembangannya, PC IPPNU Bangkalan juga membangun kolaborasi dengan Dinas P3A Kabupaten Bangkalan dan LBH Ansor.

Berita lainnya !

Bagikan: