LBH Bangkalan Berbagi Dampingi Korban Dugaan Penculikan dan Kekerasan Seksual di Kwanyar

Oplus_16908288

Keluarga mencurigai adanya unsur kekerasan seksual, namun kepastian masih menunggu hasil pemeriksaan medis (visum).

Hartono menegaskan bahwa visum merupakan bukti penting dalam proses pembuktian hukum. Namun saat ini keluarga korban terkendala biaya, yang diperkirakan mencapai Rp500.000 hingga Rp750.000.

“Kami mendorong agar visum dapat difasilitasi secara gratis oleh pemerintah atau aparat penegak hukum, karena ini menyangkut pembuktian tindak pidana serius,” tegasnya.

Pelaku Masih Buron

Hingga berita ini diturunkan, terduga pelaku belum ditemukan dan keberadaannya belum diketahui. LBH Bangkalan Berbagi mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan penangkapan.

Selain itu, LBH juga meminta adanya perlindungan dan pendampingan psikologis bagi korban, serta keterlibatan lembaga perlindungan perempuan dan anak agar proses pemulihan berjalan maksimal.

“Korban membutuhkan perlindungan, bukan hanya secara hukum, tetapi juga secara psikologis. Kami berharap semua pihak turut memberikan dukungan agar korban bisa pulih dan mendapatkan keadilan,” pungkas Hartono.

Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan dugaan kekerasan seksual dalam lingkup keluarga yang berdampak besar terhadap kondisi mental korban. LBH Bangkalan Berbagi memastikan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas.

Berita lainnya !

Bagikan:

Tinggalkan komentar