Bangkalan – Sebanyak 300 guru Taman Kanak-Kanak (TK) mengikuti pertemuan anggota Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) PGRI Kabupaten Bangkalan yang digelar di TK PKK Arosbaya, Senin (8/6/2026).
Kegiatan tersebut mengangkat materi pemanfaatan Platform Ruang Murid menggunakan Papan Interaktif Digital (PID) sebagai upaya mendukung transformasi digital di lingkungan pendidikan anak usia dini.
Pertemuan ini bertujuan meningkatkan pemahaman anggota IGTKI PGRI Kabupaten Bangkalan tentang penggunaan Platform Ruang Murid sebagai sarana pendukung pembelajaran di satuan PAUD dan TK.
Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan berbagai fitur platform guna mendukung proses pembelajaran, asesmen, serta dokumentasi perkembangan peserta didik.
Sekretaris IGTKI PGRI Kabupaten Bangkalan, Yuniati Ningsih, menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi digital dalam pendidikan menjadi salah satu kebutuhan penting untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini.
Menurutnya, melalui kegiatan ini para guru didorong untuk memanfaatkan teknologi secara efektif, kreatif, dan sesuai dengan kebutuhan anak.
“Diharapkan para guru semakin memahami dan mampu mengimplementasikan Platform Ruang Murid dalam kegiatan belajar mengajar sehingga proses pembelajaran menjadi lebih interaktif dan menyenangkan bagi anak-anak,” ujar Yuniati.
Selain meningkatkan kompetensi guru, kegiatan ini juga diharapkan mampu membangun komunitas belajar yang aktif di lingkungan IGTKI PGRI Kabupaten Bangkalan.
Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Bangkalan, H. Abdul Munib, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, peningkatan kompetensi guru dalam bidang teknologi informasi menjadi bagian penting dalam menjawab tantangan pendidikan di era digital.
“Pelatihan seperti ini sangat penting untuk memperkuat kapasitas guru dalam memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran. Guru harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman agar dapat memberikan layanan pendidikan yang berkualitas dan menarik bagi peserta didik,” ujarnya.






