Festival Karaoke Dangdut Madura Open Bupati Cup 2026 Jadi Magnet Hiburan dan Penggerak Ekonomi Warga Sumenep

No comments
Dok : Ketua Pelaksana Festival Karaoke Dangdut Madura Open 2026 Sumenep, Moh. Zaini, S.Pdi saat memberikan sambutan

Sumenep — Gemerlap lampu panggung, alunan musik dangdut, serta antusiasme ratusan warga mewarnai malam perdana Festival Karaoke Dangdut Madura Open Bupati Cup 2026 yang digelar di kawasan Pujasera UMKM Pasar Bangkal, Kabupaten Sumenep, Jumat (5/6/2026) malam. Kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang pemberdayaan ekonomi sekaligus ajang pencarian bakat seni bagi generasi muda Madura.

Iklan

Sejak sore hari, kawasan Pasar Bangkal mulai dipadati pengunjung yang ingin menyaksikan pembukaan festival. Kehadiran masyarakat dari berbagai wilayah menunjukkan tingginya minat terhadap kegiatan seni budaya yang dikemas secara terbuka dan merakyat.

Bupati Sumenep, Dr. Achmad Fauzi Wongsojudo, yang diwakili Kepala DPMPTSP Kabupaten Sumenep, Heru Santoso, S.STP., M.H., hadir bersama sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah, di antaranya Disbudporapar, Dinas Pendidikan, DKUPP, serta Baznas Kabupaten Sumenep.

Menariknya, sebelum kompetisi karaoke dimulai, panitia lebih dahulu menggelar kegiatan sosial berupa santunan kepada anak yatim. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Heru Santoso bersama Ketua Panitia dan Baznas sebagai bentuk kepedulian sosial yang menjadi bagian tak terpisahkan dari rangkaian acara.

Ketua Panitia, Mohammad Zaini, S.Pd.I., mengatakan bahwa festival ini dirancang sebagai wadah yang mampu menyatukan berbagai tujuan sekaligus, mulai dari hiburan masyarakat, pengembangan bakat seni, hingga penguatan sektor usaha mikro.

Menurutnya, keberadaan panggung hiburan di kawasan Pasar Bangkal diharapkan dapat meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat setempat, khususnya para pelaku UMKM yang menggantungkan usahanya di lokasi tersebut.

“Kami ingin festival ini menjadi ruang silaturahmi masyarakat sekaligus memberikan manfaat ekonomi nyata bagi para pedagang dan pelaku usaha kecil yang ada di sekitar pasar. Semakin banyak masyarakat yang hadir, semakin besar pula peluang peningkatan pendapatan UMKM,” ungkap Zaini.

Harapan tersebut terbukti mulai terlihat sejak malam pembukaan. Sejumlah pelaku usaha kuliner dan pedagang lokal mengaku mengalami peningkatan jumlah pembeli dibandingkan hari-hari biasa. Ramainya pengunjung yang datang untuk menyaksikan perlombaan turut memberikan efek positif terhadap perputaran ekonomi di kawasan Pasar Bangkal.

Sementara itu, Heru Santoso menyampaikan apresiasi atas konsep festival yang memadukan unsur seni, sosial, dan ekonomi dalam satu kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.Ia menilai langkah panitia mengawali acara dengan santunan anak yatim merupakan pesan moral yang sangat baik di tengah suasana perayaan dan hiburan.

“Dalam setiap kebahagiaan, kita harus tetap mengingat saudara-saudara kita yang membutuhkan. Apa yang dilakukan panitia malam ini merupakan contoh nyata bahwa kegiatan hiburan dapat berjalan beriringan dengan kepedulian sosial,” ujarnya.

Berita lainnya !

Bagikan:

Tinggalkan komentar