Program bantuan pangan tersebut merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat dalam menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus membantu meringankan beban pengeluaran masyarakat di tengah dinamika ekonomi. Di Kabupaten Sumenep, distribusi bantuan menyasar ratusan ribu penerima manfaat dan dilakukan secara bertahap melalui berbagai desa dan kelurahan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Sumenep, Ir. Chainur Rasyid, mengatakan pihaknya berkomitmen mengawal seluruh tahapan penyaluran agar pelaksanaannya berlangsung transparan, tertib, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“DKPP hadir untuk memastikan penyaluran bantuan pangan dari pemerintah pusat melalui Bulog berjalan lancar, tepat sasaran, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak agar masyarakat yang berhak dapat menerima bantuan dengan baik,” ujar Chainur Rasyid.
Ia menambahkan, bantuan pangan memiliki peran penting dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan rumah tangga, terutama bagi keluarga yang masuk kategori penerima bantuan.
“Program ini sangat bermanfaat karena mampu membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat serta mengurangi beban pengeluaran keluarga. Di sisi lain, bantuan pangan juga menjadi instrumen pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. DKPP akan terus mendukung setiap program pemerintah pusat yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan daerah,” kata Chainur.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, Bulog, pemerintah daerah, hingga pemerintah desa menjadi faktor utama keberhasilan penyaluran bantuan. Dengan pengawasan yang optimal, diharapkan distribusi bantuan berlangsung tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.







