BPBD Sampang Bersama Tim Pencarian Pemuda Laka Laut di Sampang

Saat Tim BPBD Sampang melakukan pencarian di laut Utara Kabupaten Sampang.

SAMPANG- Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, terima laporan hilangnya pemuda Dodi (25) asal Dusun Pandian, Desa Tamberu Timur, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang. Pria yang sehari-hari beraktivitas sebagai nelayan tersebut dilaporkan hilang secara misterius saat melaut di kawasan Perairan Utara Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, sejak Rabu (21/10/2026) dini hari.

Menurut Kasi Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Moh. Hozin, mengonfirmasi bahwa pihak tim SAR baru menerima laporan resmi mengenai kejadian musibah tersebut dari Polsek Ketapang pada Jumat (23/10/2026) pagi, sekitar pukul 07.45 WIB.

"Peristiwa musibah kecelakaan laut (laka laut) ini bermula ketika Dodi berangkat memancing bersama dua orang saudaranya sekitar pukul 02.00 WIB. Mereka bertiga melaut menggunakan perahu masing-masing. Saat berangkat, korban diketahui membawa ponsel pribadi untuk berkomunikasi selama berada di tengah perairan"jela Moh. Hozin.

Lanjut Hozin, Sesampainya di lokasi tujuan, kedua saudara korban memutuskan untuk memancing di sekitar area rumpon. Namun, Dodi memilih memisahkan diri dan mengemudikan perahunya lebih jauh ke tengah laut menuju kawasan perairan yang dikenal warga setempat sebagai Obor Petronas.

Dikatakan Hozin, Petaka mulai terendus sekitar tiga jam berselang. Kedua saudara korban yang berniat menyusul ke arah tengah perairan dibuat terkejut karena perahu yang ditumpangi Dodi sudah tidak berada di lokasi tujuan. Upaya menghubungi ponsel milik Dodi pun berujung buntu lantaran nomornya mendadak tidak aktif.

โ€œSetelah menerima laporan dari Polsek Ketapang pukul 07.45 WIB, tim BPBD Sampang bersama Agen Bencana (AGISENA) BPBD Jatim langsung bergerak ke lokasi pada pukul 09.30 WIB untuk melakukan koordinasi, asesmen cepat, dan penyisiran di titik koordinat dugaan hilangnya korban,โ€ ujar Kasi Logistik dan Kedaruratan BPBD Sampang, Moh. Hozin. Sabtu (24/10/26).

Proses operasi pencarian personil gabungan yang melibatkan unsur BPBD Sampang, Polsek Ketapang, serta nelayan dan masyarakat setempat dimulai sejak pukul 13.00 WIB. Tim SAR menyisir area perairan menggunakan perahu karet dan alut SAR milik BPBD. Kendati kondisi cuaca di wilayah perairan Sampang terpantau cukup cerah, proses pencarian hingga Jumat sore belum membuahkan hasil.

โ€œLantaran kondisi pencarian hari pertama yang masih nihil hingga pukul 16.30 WIB, tim gabungan memutuskan untuk menghentikan sementara operasi SAR demi keselamatan petugas. Operasi pencarian korban hilang di Perairan Ketapang ini rencananya akan kembali dilanjutkan pada Sabtu pagi dengan memperluas jangkauan area penyisiran,โ€tegasnya.

Berita lainnya !

Bagikan:

Tags