Bangkalan – Proses penggantian beras Bantuan Pangan (Banpang) di Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, terus berjalan. Setelah sebelumnya sempat mendapat penolakan dari sejumlah kepala desa karena dinilai memiliki kualitas kurang baik, beras pengganti yang didistribusikan Perum Bulog kini dipastikan dalam kondisi layak dan berkualitas baik.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (DP2KP) Kabupaten Bangkalan, CHK Karyadinata, mengatakan pihaknya turut melakukan pemantauan langsung terhadap proses pengiriman beras pengganti tersebut.
Menurutnya, hasil pemeriksaan di lapangan menunjukkan kualitas beras yang didistribusikan sudah sesuai harapan. Bahkan, pihaknya telah memeriksa sampel beras yang akan disalurkan kepada masyarakat.
“Hasil pemeriksaan kami yang hadir menyaksikan langsung pengiriman beras sudah bagus. Kualitasnya sudah bagus dan kami juga sudah memegang sampelnya,” ujarnya.
Meski demikian, CHK Karyadinata berharap seluruh beras yang dikirim kepada masyarakat memiliki kualitas yang sama dengan sampel yang telah diperiksa.
“Semoga yang dikirim sekarang kualitasnya sama dan bagus,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan kepala desa se-Kecamatan Tanah Merah, Zaiqulhak Alfarisi, mengapresiasi langkah cepat Perum Bulog yang langsung merespons keluhan pemerintah desa terkait kualitas beras bantuan pangan.
Menurutnya, Bulog tidak hanya melakukan penggantian beras, tetapi juga menunjukkan sampel terlebih dahulu kepada pihak desa sebelum proses distribusi dilakukan. Hal tersebut dinilai sebagai bentuk keterbukaan dan keseriusan Bulog dalam memastikan kualitas bantuan yang diterima masyarakat.
Zaiqulhak menuturkan kualitas beras pengganti jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya. Beras terlihat lebih putih, bersih, dan tidak menimbulkan bau yang mengganggu.
“Alhamdulillah, pendistribusian beras sudah dibagikan kepada masyarakat. Perihal kualitas beras sudah bagus dan layak untuk dikonsumsi masyarakat,” katanya.






