Bangkalan – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Agama Islam Syaichona Mohammad Cholil (INSYA) Bangkalan menggelar Seminar Literasi Nasional bertema โAktualisasi Tradisi Literasi sebagai Pilar Konstruksi Peradaban Intelektualโ di Aula INSYA Bangkalan, Kamis (30/7/2026).
Seminar tersebut menghadirkan Duta Baca Indonesia 2026, Gol A Gong, sebagai narasumber utama, didampingi Muhari AS, Founder Lingkar Sastra Kampus.
Kegiatan ini diikuti mahasiswa, pelajar, akademisi, dan masyarakat umum yang memiliki perhatian terhadap pengembangan budaya literasi.
Acara turut dihadiri Rektor INSYA Bangkalan Dr. Fera Andriani Djakfar Musthafa, Wakil Rektor III Dr. R. Arif Muljohadi, jajaran civitas akademika INSYA, perwakilan Dinas Perpustakaan Kabupaten Bangkalan, para demisioner BEM, serta berbagai komunitas pegiat literasi di Kabupaten Bangkalan.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan komunitas dalam memperkuat ekosistem literasi di daerah.
Dalam pemaparannya, Gol A Gong menegaskan bahwa literasi merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang berkarakter, berpikir kritis, kreatif, dan mampu menghadapi tantangan zaman.
โLiterasi adalah jalan menuju peradaban. Masyarakat yang gemar membaca dan menulis akan memiliki daya pikir yang lebih kuat serta kemampuan untuk menciptakan perubahan,โ ujarnya.
Sementara itu, Muhari AS mengajak generasi muda untuk menjadikan membaca dan menulis sebagai budaya yang terus dikembangkan, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.
Wakil Presiden Mahasiswa INSYA Bangkalan, Mustofa, mengatakan seminar ini merupakan bentuk komitmen BEM INSYA dalam menghadirkan ruang intelektual yang mampu menumbuhkan semangat literasi di kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa INSYA.
โLiterasi bukan hanya tentang membaca dan menulis, tetapi tentang membangun cara berpikir, memperluas wawasan, dan melahirkan perubahan. Semoga kegiatan ini menjadi awal dari lahirnya gerakan literasi yang semakin kuat di Bangkalan,โ kata Mustofa.






