Rektor UTM, Prof. Dr. Safiโ, selaku pembina upacara menegaskan bahwa Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momen untuk memperkuat semangat memajukan pendidikan.
โPeringatan Hari Pendidikan Nasional adalah momentum untuk kita melakukan refleksi, meneguhkan, dan menghidupkan spirit pendidikan nasional,โ ujarnya.
Menurut Rektor, pendidikan sejatinya merupakan proses memuliakan manusia, bukan hanya transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga upaya menumbuhkan karakter, potensi, dan nilai-nilai kemanusiaan peserta didik.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan melalui pembelajaran mendalam (deep learning), digitalisasi sistem pembelajaran, penguatan karakter, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, serta perluasan akses pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.
โJika hendak memajukan bangsa, perbaiki pendidikan. Jika hendak memperbaiki pendidikan, mulailah dari dalam kelas,โ tegasnya.
Melalui peringatan Hardiknas 2026 ini, UTM menunjukkan bahwa kemajuan pendidikan tidak hanya dibangun lewat kebijakan, tetapi juga melalui penghargaan terhadap prestasi, inovasi, dan pengabdian seluruh elemen kampus.




