BANGKALAN - Program Studi Ilmu Politik Universitas Negeri Surabaya (UNESA) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Edukasi Ketahanan Keluarga dalam Menekan Pernikahan Remaja di Desa Telang, Bangkalan, Madura.
”Kegiatan yang mengusung tema “Sinergi Kesehatan, Agama dan Budaya Lokal” tersebut digelar pada Minggu (20/09) di Madrasah Diniyah Ula Nurul Huda Desa Telang Wakaf Sebagai Mitra dari Kampus Unesa.
Program ini menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya ketahanan keluarga dalam mencegah pernikahan pada usia remaja.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan edukasi mengenai berbagai aspek yang berkaitan dengan pernikahan remaja, termasuk pentingnya kesiapan kesehatan, mental, sosial, serta peran keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang anak dan remaja.
Pendekatan yang digunakan memadukan perspektif kesehatan, nilai-nilai agama, dan budaya lokal. Kolaborasi ketiga aspek tersebut diharapkan dapat membuat edukasi lebih dekat dengan kehidupan masyarakat sekaligus memperkuat pemahaman keluarga mengenai konsekuensi pernikahan pada usia yang belum matang.
Kegiatan itu di isi Dr. Hetti Mulyaningsih, S.Sos., M.Kes. sebagai pemateri dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Sementara itu, kegiatan PKM tersebut diselenggarakan oleh Dr. Imam Mawardi, M.Phil.
Dr Imam Mawardi mengungkapkan, Melalui kegiatan ini, Program Studi Ilmu Politik UNESA mendorong keterlibatan keluarga dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak dan remaja.
Ketahanan keluarga dinilai menjadi salah satu unsur penting dalam membangun kesiapan generasi muda menghadapi masa depan sekaligus mencegah keputusan pernikahan yang dilakukan pada usia remaja.
Kegiatan PKM tersebut diharapkan tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi dapat mendorong peningkatan kesadaran masyarakat serta memperkuat peran keluarga, tokoh agama, dan lingkungan sosial dalam memberikan pendampingan kepada anak dan remaja di Desa Telang.






