“Program ini menjawab banyak persoalan sekaligus. Gizi terpenuhi, lapangan kerja terbuka, dan ekonomi desa bergerak,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala SPPG Trunojoyo, Masfino Dwika Imanda, menyampaikan bahwa dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) ini berada di bawah naungan Yayasan Rumah Juang Elang Emas. Pada tahap awal, SPPG Trunojoyo menargetkan pelayanan kepada 1.200 penerima manfaat.
“Di minggu pertama ini kami akan melayani sekitar 1.200 penerima manfaat. Kami berkomitmen menjalankan operasional sesuai standar prosedur yang berlaku,” ungkap Masfino.
Ia berharap, keberadaan SPPG Trunojoyo dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, baik dari sisi kesehatan maupun kesejahteraan ekonomi, serta menjadi contoh layanan pemenuhan gizi yang berkelanjutan dan berbasis potensi lokal.







