Pijarkick.com Siap Warnai Media Madura, KH Mukhlis Tekankan Kritik Konstruktif

oplus_0

Bangkalan – Kehadiran media baru di tengah pesatnya perkembangan informasi digital dinilai harus dibarengi dengan tanggung jawab besar dalam menjaga kualitas pemberitaan. Kecepatan menyampaikan informasi tidak boleh mengesampingkan akurasi, keberimbangan, dan kepentingan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan KH. Mukhlis Muchsin dalam acara tasyakuran berdirinya media online Pijarkick.com yang digelar di sekretariat Pijarkick.com, Mlajah, Kabupaten Bangkalan, Rabu (7/10/2026).

Menurut KH. Mukhlis, masyarakat saat ini berada dalam situasi di mana informasi dapat diperoleh dengan sangat mudah melalui berbagai platform. Namun, derasnya arus informasi tersebut juga membawa tantangan karena tidak seluruh informasi yang beredar dapat dipastikan kebenarannya.

Dalam kondisi tersebut, media massa, kata dia, memiliki peran strategis untuk menghadirkan informasi yang dapat dipercaya sekaligus membantu masyarakat memahami berbagai persoalan secara lebih objektif.

Ia berharap Pijarkick.com tidak sekadar hadir sebagai tambahan jumlah media di Bangkalan dan Madura, tetapi mampu memberikan kontribusi melalui pemberitaan yang berpegang teguh pada kaidah jurnalistik.

โ€œDengan berdirinya media online Pijarkick.com, mudah-mudahan dapat menambah media di Bangkalan dan membantu memberikan pencerahan kepada masyarakat Bangkalan. Tentunya dengan menjalankan tugas-tugas jurnalistik sesuai dengan kaidah jurnalistik,โ€ tuturnya.

Sebagai inisiator Pijarkick.com sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Al Anwar Modung, KH. Mukhlis juga menekankan pentingnya fungsi media sebagai kontrol sosial yang disertai dengan kritik konstruktif.

Menurutnya, kritik dalam pemberitaan idealnya tidak hanya mengungkap persoalan, tetapi juga memberikan masukan dan membuka kemungkinan hadirnya solusi.

โ€œMedia hadir bukan hanya menjalankan fungsi kontrol. Media juga memberikan kritik konstruktif, kritik yang dapat memberikan jalan keluar dan masukan. Kritik konstruktif saat ini menjadi ruh pembangunan, apalagi media memiliki peran penting bagi masyarakat,โ€ tegasnya.

Ia juga mengingatkan insan pers untuk tidak mencampuradukkan fakta dengan opini dalam pemberitaan. Terlebih, masyarakat kini menerima informasi dari berbagai sumber, mulai media massa hingga media sosial.

Berita lainnya !

Bagikan: