Bangkalan – Keikutsertaan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bangkalan dalam Pekan Olahraga Seni dan Pembelajaran (PORSENIJAR) Zona 3 Jawa Timur 2025 tidak hanya soal mengejar prestasi, tetapi juga menjadi ajang pencarian dan pembinaan potensi atlet lokal.
Dalam kompetisi yang digelar di Surabaya pada 10-11 September lalu, kontingen Bangkalan berhasil membukukan sejumlah hasil positif.
Guru dan atlet muda yang tergabung dalam tim PGRI Bangkalan sukses membawa pulang juara I bulu tangkis, juara III tenis meja, serta juara harapan II catur.
Ketua PGRI Bangkalan, H. Abd. Munib, menegaskan bahwa raihan tersebut adalah momentum untuk membangun ekosistem olahraga dan seni di kalangan guru maupun pelajar.
“Ini bukan hanya tentang medali, tapi bagaimana PORSENIJAR bisa menjadi ruang pembinaan berkelanjutan. Melalui ajang ini kita ingin menemukan bibit-bibit terbaik sekaligus menumbuhkan semangat berkompetisi yang sehat,” ujarnya.
Munib menambahkan, keberhasilan di tingkat zona menjadi pijakan untuk melangkah ke level berikutnya. PGRI Bangkalan menargetkan tidak hanya lolos ke tingkat Jawa Timur, tetapi juga mampu bersaing hingga ke tingkat nasional.
PORSENIJAR sendiri digelar secara berjenjang mulai dari zona, provinsi, hingga nasional. Ajang ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi guru dan siswa dalam bidang olahraga, seni, sekaligus pendidikan karakter.
“Guru sebagai pendidik juga bisa menjadi teladan di arena olahraga dan seni. Dengan begitu, murid-murid akan termotivasi untuk ikut berprestasi,” pungkas Munib.







