Bangkalan – Perusahaan penyedia layanan internet broadband MyRepublic menggelar kegiatan sosial berupa pembagian sembako kepada masyarakat Kota Bangkalan, Selasa (19/5/2026) sore.
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB tersebut mendapat sambutan antusias dari warga. Puluhan paket sembako dibagikan secara langsung sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan terhadap masyarakat.
Melalui kegiatan ini, MyRepublic tidak hanya memperkenalkan layanan internet broadband kepada masyarakat Bangkalan, tetapi juga menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi digital di wilayah Madura, khususnya Kabupaten Bangkalan.
SPV Sales MyRepublic, Khoirul Fatoni, mengatakan perkembangan teknologi saat ini menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama di bidang pendidikan dan akses informasi.
“Teknologi dan internet saat ini sudah menjadi kebutuhan penting. Kami berharap kehadiran MyRepublic di Bangkalan bisa membantu masyarakat mendapatkan akses internet yang cepat dan stabil untuk mendukung pendidikan, usaha, maupun aktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan sosial tersebut menjadi salah satu bentuk pendekatan perusahaan kepada masyarakat sekaligus upaya membangun hubungan yang baik dengan warga Bangkalan.
Warga yang menerima bantuan sembako mengaku senang dan mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh MyRepublic. Selain membantu kebutuhan masyarakat, kegiatan itu juga dinilai membawa manfaat melalui edukasi terkait pentingnya teknologi digital di era modern.
Pihak manajemen MyRepublic menyampaikan bahwa perkembangan teknologi saat ini menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan, komunikasi, serta pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Oleh sebab itu, akses internet yang cepat dan stabil dinilai menjadi kebutuhan utama di era digital saat ini.
“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai penyedia layanan internet, tetapi juga sebagai bagian dari pertumbuhan masyarakat Bangkalan. Harapan kami, keberadaan MyRepublic dapat membantu percepatan peningkatan SDM, khususnya di bidang teknologi dan digitalisasi,” ujar Fatoni.






