Lanal Batuporon Bersama Tim SAR Gabungan Evakuasi Korban Jatuh dari KMP Dharma Ferry VII di Perairan Gresik

Dokumentasi Foto Pasi Intel Lanal Batuporon

Bangkalan – Sinergi prajurit TNI AL dan Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi jenazah penumpang yang terjatuh dari KMP Dharma Ferry VII di perairan Gresik, Jawa Timur, Rabu (4/3/2026).

Evakuasi dilakukan oleh prajurit Pos Keamanan Laut Terpadu (Poskamladu) Gresik di bawah jajaran Pangkalan TNI Angkatan Laut Batuporon, bersama unsur SAR gabungan.

Insiden bermula pada Selasa malam (3/3/2026), saat kapal yang bertolak dari Balikpapan menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya melaporkan adanya penumpang yang terjatuh ke laut di alur APBS.

Informasi awal diterima dari Kasatpolairud Polres Gresik, AKP I Nyoman Ardhita.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Komandan Poskamladu (Danpos) Gresik, Lettu Laut (S) Suwito Agus Diyan, segera melakukan koordinasi cepat dengan sejumlah instansi terkait untuk menggelar operasi pencarian.

Operasi SAR gabungan melibatkan berbagai unsur, di antaranya Poskamladu Lumpur Gresik (Lanal Batuporon), Satpolairud Polres Gresik, Ditpolairud Polda Jatim, Basarnas melalui KN SAR Permadi, serta KSOP Kelas II Gresik.

Tim mengerahkan satu unit Kapal Patroli Polairud dan satu unit Sea Rider KN SAR Permadi untuk menyisir perairan mulai dari Pelabuhan Maspion hingga Pelabuhan Gresik.

Setelah dilakukan penyisiran intensif, korban akhirnya ditemukan pada pukul 12.45 WIB dalam kondisi meninggal dunia.
Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik untuk menjalani proses otopsi lebih lanjut.

Komandan Lanal Batuporon, Letkol Laut (P) Ari Wibowo, S.E., M.Tr.Opsla, menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit dan tim gabungan yang terlibat dalam operasi tersebut.

Menurutnya, keberhasilan ini merupakan wujud nyata sinergitas dan soliditas antarinstansi dalam menjaga keselamatan di wilayah perairan.

“Keberhasilan penemuan korban ini adalah hasil nyata dari sinergitas TNI-Polri, aparat pemerintah, serta kepedulian masyarakat terhadap keselamatan laut. Terlebih menjelang Hari Raya Idul Fitri di mana arus mudik mulai meningkat, kami sebagai prajurit Jalasena TNI AL berkomitmen untuk terus mengedukasi dan menghimbau masyarakat agar selalu mengutamakan prosedur keselamatan selama perjalanan di laut,” tegasnya.

Berita lainnya !

Bagikan:

Tinggalkan komentar