Kirim 142 Atlet ke POPDA Jatim, Dispora Bangkalan Targetkan Prestasi Terbaik

oplus_0

Bangkalan – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bangkalan mengirimkan sebanyak 142 atlet untuk berlaga dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Timur. Kontingen Bangkalan akan bertanding pada 22 cabang olahraga (cabor) yang digelar di Surabaya dan Kabupaten Ngawi.

Kepala Dispora Bangkalan, Moawi Arifin, mengatakan persiapan kontingen telah dilakukan secara maksimal dengan melibatkan KONI, Cabang olahraga, sekolah olahraga, serta para atlet.

“Kami bersama KONI, organisasi olahraga, sekolah olahraga, dan para atlet sudah berupaya semaksimal mungkin mempersiapkan kontingen ini. Atlet yang dikirim merupakan hasil rekomendasi tim delegasi teknik dengan sejumlah pertimbangan teknis,” ujar Moawi.

Menurutnya, pemilihan atlet dilakukan melalui proses seleksi dengan mempertimbangkan rekam jejak prestasi, hasil kejuaraan berjenjang, serta potensi atlet untuk bersaing di tingkat provinsi.

Selain mengirim atlet yang telah memiliki prestasi, Dispora Bangkalan juga memberikan kesempatan kepada atlet yang belum memiliki predikat juara untuk membuktikan kemampuan mereka di ajang POPDA Jatim.

“Kami juga mengirim atlet yang belum memiliki predikat juara. Mudah-mudahan melalui kesempatan POPDA ini mereka bisa menunjukkan kemampuan dan mendapatkan ruang untuk berprestasi,” katanya.

Kontingen Bangkalan terdiri atas 142 atlet serta 32 pelatih dan pendamping ofisial. Sebanyak Tujuh cabang olahraga akan dipertandingkan di Surabaya, yakni renang, judo, voli pantai, atletik, senam, dan muaythai dan Aquatik.

Sementara itu, 15 cabang olahraga lainnya akan bertanding di Kabupaten Ngawi. Berdasarkan jadwal yang disampaikan, pertandingan di Surabaya berlangsung mulai Jumat, 30 Oktober hingga 5 November 2026. Adapun pertandingan di Ngawi dijadwalkan mulai 7 hingga 11 November 2026, setelah pembukaan pada 6 November.

Moawi menjelaskan, seleksi atlet tidak hanya mengacu pada prestasi di kejuaraan sebelumnya, tetapi juga mempertimbangkan capaian dalam kompetisi berjenjang, baik tingkat pelajar, kejuaraan provinsi, maupun nasional.

Tim delegasi teknik turut menilai potensi atlet berdasarkan karakteristik masing-masing cabang olahraga. Untuk cabang olahraga terukur, misalnya, catatan waktu dan pencapaian limit menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan atlet yang layak mewakili Kabupaten Bangkalan.

“Seleksi dilakukan melalui tim delegasi teknik yang memverifikasi persyaratan atlet. Prestasi di kejuaraan berjenjang menjadi pertimbangan penting, begitu juga hasil kejuaraan sebelumnya dan pertimbangan teknis sesuai karakteristik masing-masing cabang olahraga,” jelasnya.

Dispora Bangkalan berharap seluruh atlet dapat tampil optimal, menjaga sportivitas, serta memanfaatkan POPDA Jatim sebagai ajang untuk meningkatkan pengalaman dan kemampuan bertanding.

Moawi juga berharap kontingen Bangkalan mampu mempertahankan posisinya di jajaran daerah dengan capaian prestasi yang baik dalam kompetisi olahraga pelajar tingkat Jawa Timur tersebut.

“Harapan kami, mudah-mudahan Bangkalan tetap masuk di jajaran 10 besar. Kami berharap para atlet bisa memberikan hasil terbaik dan membawa prestasi untuk Kabupaten Bangkalan,” pungkasnya.

Berita lainnya !

Bagikan: