Isu Bau Tak Sedap Muncul, SPPG Gili Timur Tegaskan Komitmen Jaga Lingkungan

Di sisi lain, keberadaan SPPG Gili Timur disebut memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Alvin Kurniasih, warga yang tinggal di sekitar lokasi, mengatakan masyarakat selama ini tidak merasa terganggu dengan aktivitas dapur tersebut.

“Sepengetahuan saya dan warga sekitar, tidak ada bau tak sedap yang berasal dari dapur SPPG. Lingkungan di sini tetap bersih dan aman,” ungkap Alvin.

Menurut Alvin, keberadaan SPPG justru memberikan peluang kerja bagi warga setempat. Sejumlah masyarakat sekitar disebut ikut terlibat sebagai tenaga kerja dalam operasional dapur.

“Warga sekitar justru merasa sangat terbantu dengan adanya dapur SPPG ini. Banyak tetangga dan warga lokal yang ikut dipekerjakan,” tambahnya.

Subaidi berharap keberadaan SPPG tidak hanya berperan dalam mendukung program pemenuhan gizi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan sosial dan ekonomi masyarakat sekitar.

Ia pun mempersilakan pihak terkait untuk melakukan pengecekan langsung guna memastikan kondisi sebenarnya.

“Kami terbuka. Silakan warga atau instansi terkait datang dan melihat langsung kondisi SPPG,” pungkasnya.

Dengan keterbukaan tersebut, pihak SPPG Gili Timur berharap setiap persoalan yang muncul dapat diklarifikasi berdasarkan kondisi faktual di lapangan sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk menjaga kualitas pelayanan, kebersihan, dan kenyamanan masyarakat sekitar.

Berita lainnya !

Bagikan: