Menurutnya, proyek-proyek yang sudah terlanjur berkontrak tetap berjalan sesuai ketentuan. Namun untuk paket pekerjaan yang belum masuk tahap kontrak, pihaknya masih menunggu kondisi harga lebih stabil sebelum dilakukan launching tender.
“Kalau nanti akhir Mei harga sudah mulai stabil, insya Allah kita segera launching dan melakukan tender berbagai proyek,” ungkapnya.
Ridwan juga mengungkapkan, saat ini terdapat empat titik proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) yang tetap berjalan. Sementara untuk paket proyek lainnya, proses penyesuaian perencanaan masih dilakukan.
Ia menyebut kemungkinan proses tender mulai berjalan pada akhir Mei atau awal Juni 2026. Total terdapat sekitar 56 paket pekerjaan yang disiapkan dengan nilai anggaran diperkirakan mencapai lebih dari Rp100 miliar.






