Sementara itu, Pemimpin Cabang Bulog Madura, Ahmad Rofi’i, menegaskan pihaknya terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat. Setelah menerima laporan terkait kualitas beras, Bulog langsung melakukan koordinasi dengan pemerintah desa dan mengambil langkah penggantian.
“Kami langsung berkoordinasi dengan para kepala desa dan kami lakukan penggantian dengan beras baru,” ujarnya.
Sebagai bentuk tindak lanjut, Bulog mengganti sekitar 56 ton beras bantuan pangan yang sebelumnya didistribusikan ke wilayah Kecamatan Tanah Merah.
Sebelumnya, puluhan kepala desa di Kecamatan Tanah Merah menolak beras bantuan pangan yang disalurkan karena dinilai berwarna kuning kecokelatan dan tidak memenuhi standar yang diharapkan.
Melalui koordinasi antara pemerintah desa dan Bulog, persoalan tersebut akhirnya dapat diselesaikan dengan penggantian beras baru yang kini mulai diterima masyarakat.
Langkah cepat tersebut diharapkan mampu menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program bantuan pangan pemerintah sekaligus memastikan kebutuhan pokok warga penerima manfaat tetap terpenuhi dengan baik.






