Bulog Ganti 56 Ton Beras di Tanah Merah, Kades: Kini Kualitasnya Bagus

Pimpinan Cabang Madura Ahmad Rofi'i saat menyalurkan Beras Bantuan Pangan di Desa Pettong Kecamatan Tanah Merah

Bangkalan – Penggantian beras Bantuan Pangan (Banpang) di Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan mulai direalisasikan. Setelah sempat mendapat penolakan dari sejumlah kepala desa karena dinilai berkualitas kurang baik, kini beras pengganti dari Bulog mulai didistribusikan ke desa-desa penerima manfaat.

Iklan

Perwakilan kepala desa se-Kecamatan Tanah Merah, Zaiqulhak Alfarisi, mengapresiasi langkah cepat Perum Bulog yang langsung merespons keluhan pemerintah desa terkait kualitas beras bantuan.

“Alhamdulillah, pihak Bulog terbuka dan cepat merespons untuk melakukan penggantian,” ujar Zaiqulhak, Senin (8/6/2026).

Kepala Desa Pangeleyan itu menjelaskan, sebelum proses distribusi dilakukan, Bulog terlebih dahulu menunjukkan sampel beras pengganti kepada pihak desa.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kualitas beras yang akan diterima masyarakat sesuai harapan.

Menurutnya, distribusi beras baru telah dimulai sejak Minggu malam dan dilakukan secara bertahap ke 23 desa di Kecamatan Tanah Merah.

“Tadi malam sudah mulai dikirim ke beberapa desa. Dilanjutkan nanti ada lima desa lagi yang dikirim,” katanya.

Zaiqulhak menuturkan, kualitas beras pengganti jauh lebih baik dibanding sebelumnya. Warna beras terlihat lebih putih, bersih, dan tidak menimbulkan bau.

“Alhamdulillah berasnya bagus dan mudah-mudahan bermanfaat untuk masyarakat serta membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bulog yang telah menindaklanjuti aspirasi pemerintah desa demi memastikan masyarakat menerima bantuan pangan yang layak konsumsi.

Sementara itu, Pemimpin Cabang Bulog Madura, Ahmad Rofi’i, menegaskan pihaknya terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat. Setelah menerima laporan terkait kualitas beras, Bulog langsung melakukan koordinasi dengan pemerintah desa dan mengambil langkah penggantian.

“Kami langsung berkoordinasi dengan para kepala desa dan kami lakukan penggantian dengan beras baru,” ujarnya.

Sebagai bentuk tindak lanjut, Bulog mengganti sekitar 56 ton beras bantuan pangan yang sebelumnya didistribusikan ke wilayah Kecamatan Tanah Merah.

Sebelumnya, puluhan kepala desa di Kecamatan Tanah Merah menolak beras bantuan pangan yang disalurkan karena dinilai berwarna kuning kecokelatan dan tidak memenuhi standar yang diharapkan.

Melalui koordinasi antara pemerintah desa dan Bulog, persoalan tersebut akhirnya dapat diselesaikan dengan penggantian beras baru yang kini mulai diterima masyarakat.

Langkah cepat tersebut diharapkan mampu menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program bantuan pangan pemerintah sekaligus memastikan kebutuhan pokok warga penerima manfaat tetap terpenuhi dengan baik.

Berita lainnya !

Bagikan:

Tinggalkan komentar