Bangkalan – Atlet akuatik Kabupaten Bangkalan menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV Jawa Timur 2026. Sejumlah atlet renang Bangkalan berhasil meraih medali emas dan perunggu dalam pertandingan yang berlangsung di Kolam Renang Dispora Jawa Timur, 30 Oktober hingga 1 November 2026.
Prestasi tersebut diraih melalui nomor perorangan maupun estafet. Satria Dwi Candra menjadi salah satu penyumbang medali emas setelah menjuarai nomor 400 meter gaya bebas.
Sementara Ahmad Javas Hamid berhasil meraih medali perunggu pada nomor yang sama.
Medali emas berikutnya disumbangkan Akhmad Javier Hamid yang keluar sebagai juara pertama nomor 50 meter gaya punggung. Capaian positif juga ditorehkan Bayu Zakaria Marantra Putra yang berhasil meraih juara pertama pada nomor 200 meter gaya dada.
Tak hanya nomor perorangan, tim estafet putra Bangkalan juga menunjukkan performa impresif. Kuartet yang diperkuat Satria Dwi Candra, Ahmad Javas Hamid, Muhammad Haidar Pradipta Setiawan, dan Ahmad Javier Hamid berhasil meraih juara pertama pada nomor estafet 4×200 meter gaya bebas.
Rangkaian prestasi tersebut menjadi bukti kemampuan atlet pelajar Bangkalan dalam bersaing dengan kontingen dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Keberhasilan ini sekaligus menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan mengharumkan nama daerah melalui olahraga.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bangkalan, Moawi Arifin, mengungkapkan apresiasinya atas perjuangan para atlet yang telah membawa nama baik daerah dalam ajang olahraga pelajar tingkat provinsi tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi perjuangan dan prestasi para atlet akuatik Bangkalan yang berhasil meraih medali di ajang POPDA XV Jawa Timur 2026. Capaian ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Bangkalan sekaligus bukti bahwa atlet pelajar kita mampu bersaing di tingkat provinsi,” ungkap Moawi Arifin.
Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan melalui latihan yang disiplin dan berkelanjutan.






