Pengurus Baru PKB Bangkalan Diminta Jaga Tradisi Pengabdian yang Dirintis Ulama

Bangkalan – Konsolidasi dan Ta’aruf Pengurus DPC PKB Bangkalan periode 2026–2031 di Gedung Merdeka, Sabtu (11/7/2026), tidak hanya menjadi ajang pengenalan kepengurusan baru, tetapi juga momentum peneguhan komitmen untuk melanjutkan warisan perjuangan para ulama yang telah membesarkan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Iklan

Pesan tersebut mengemuka dalam sambutan Dewan Mustasyar DPC PKB Bangkalan, K.H. Muhammad Faisol Anwar atau yang akrab disapa Kyai Muham. Pengasuh Pondok Pesantren Al-Kholiliyah Anuroniyah Demangan Timur itu mengingatkan bahwa perjalanan PKB dibangun melalui perjuangan panjang, doa para ulama, serta pengabdian kader selama puluhan tahun.

Kyai Muham menuturkan dirinya telah menjadi bagian dari perjalanan PKB sejak masa kepemimpinan almarhum Fuad Amin sebagai Dewan Syuro hingga saat ini. Pengalaman tersebut menjadi bukti bahwa menjaga eksistensi partai membutuhkan ketulusan, kesabaran, dan komitmen terhadap nilai-nilai perjuangan.

“Mulai dari zamannya almarhum Fuad Amin saya menjadi Dewan Syuro PKB hingga sekarang,” ungkapnya.

Ia berharap kepengurusan baru mampu meneruskan semangat perjuangan tersebut dengan menjadikan PKB sebagai partai yang dekat dengan masyarakat, menjaga persatuan, serta konsisten mengabdi kepada bangsa dan negara.

Menurut Kyai Muham, kekuatan PKB tidak hanya terletak pada struktur organisasi, tetapi juga pada kedekatannya dengan ulama dan pesantren yang sejak awal menjadi fondasi utama lahir dan berkembangnya partai.

Ketua DPC PKB Bangkalan, H. Syafiuddin, menegaskan bahwa kepengurusan periode 2026–2031 akan menjadikan pesan para ulama sebagai pedoman dalam menjalankan roda organisasi.

Menurutnya, konsolidasi kali ini bukan sekadar penyusunan program kerja, melainkan juga penguatan nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan oleh para masyayikh.

“Kami berkomitmen menjaga soliditas organisasi sekaligus mempererat hubungan dengan para kiai dan pesantren sebagai fondasi utama perjuangan PKB di Bangkalan. Amanah para ulama akan menjadi pegangan kami untuk terus bekerja demi kepentingan masyarakat,” ujar Syafiuddin.

Melalui konsolidasi tersebut, DPC PKB Bangkalan menegaskan tekad untuk memperkuat organisasi, menjaga kesinambungan perjuangan para ulama, serta meningkatkan pengabdian kepada masyarakat sebagai arah utama kepengurusan lima tahun ke depan.

Berita lainnya !

Bagikan:

Tinggalkan komentar