Usai memberikan arahan, Bupati bersama Wakil Bupati dan jajaran Bank Jatim meninjau setiap stan kuliner yang berpartisipasi. Mereka berdialog dengan para pedagang untuk memastikan seluruh proses pembayaran digital berjalan lancar sekaligus mendengar langsung pengalaman para pelaku usaha dalam memanfaatkan QRIS.
Antusiasme para ASN terlihat dari ramainya stan kuliner yang hampir seluruhnya melayani transaksi secara non-tunai. Kondisi tersebut menjadi gambaran meningkatnya penerimaan terhadap sistem pembayaran digital di lingkungan pemerintahan.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama Bank Jatim menargetkan penggunaan QRIS tidak hanya menjadi kebiasaan di kalangan ASN, tetapi juga semakin meluas di tengah masyarakat. Melalui langkah tersebut, pemerintah berharap literasi keuangan digital terus meningkat, pelaku UMKM semakin kompetitif, serta pertumbuhan ekonomi daerah dapat terdorong oleh pemanfaatan teknologi yang semakin inklusif.






