Bangkalan - Pemerintah Kabupaten Bangkalan terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) melalui penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) bertema โMembangun Fondasi Governance: Penerapan Good Corporate Governance (GCG) PT Sumber Daya Bangkalan (Perseroda)โ.
Kegiatan yang digelar di Aula Rato Ebhu, Senin (4/5/2026), ini menjadi momentum penting untuk mendorong transformasi Perseroda menuju perusahaan yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.
Dalam arahannya, Bupati Bangkalan menegaskan bahwa penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi utama dalam memastikan keberlangsungan dan kesehatan perusahaan daerah.
Menurutnya, tata kelola yang baik menjadi kunci dalam meningkatkan kinerja, kepercayaan publik, serta daya saing Perseroda di tengah dinamika ekonomi saat ini.
โPenerapan GCG harus menjadi budaya kerja, bukan hanya aturan di atas kertas. Dengan tata kelola yang baik, perusahaan daerah akan mampu berkembang secara sehat, profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,โ ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati juga mendorong PT Sumber Daya Bangkalan (Perseroda) untuk mengambil peran strategis sebagai motor penggerak perekonomian daerah.
Optimalisasi potensi usaha, penguatan manajemen, serta pengambilan keputusan berbasis transparansi dan akuntabilitas dinilai menjadi langkah penting dalam mencapai tujuan tersebut.
Sementara itu, Direktur PT Sumber Daya Bangkalan (Perseroda), Yudha Ali Hamzah, menyambut baik pelaksanaan FGD tersebut sebagai bagian dari upaya pembenahan internal perusahaan.
Ia menegaskan komitmennya untuk mengimplementasikan prinsip GCG secara konsisten dalam setiap lini operasional perusahaan.
โFGD ini menjadi penguatan bagi kami untuk terus berbenah. Kami berkomitmen menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam pengelolaan perusahaan, sehingga ke depan Perseroda dapat memberikan kontribusi optimal bagi daerah,โ ungkap Yudha.
Menurutnya, penguatan kapasitas sumber daya manusia serta sistem pengawasan yang efektif akan menjadi fokus utama dalam mendukung transformasi perusahaan.
FGD ini tidak hanya menjadi forum penyampaian materi, tetapi juga wadah interaktif bagi para peserta untuk bertukar ide dan memberikan masukan konstruktif.
Berbagai isu strategis dibahas, mulai dari penguatan sistem pengawasan, peningkatan kapasitas SDM, hingga dorongan inovasi dalam pengelolaan usaha.
Melalui diskusi yang produktif tersebut, PT Sumber Daya Bangkalan (Perseroda) diharapkan mampu bertransformasi menjadi BUMD yang lebih adaptif, kompetitif, dan berorientasi pada hasil.
Ke depan, perusahaan ini ditargetkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta mendorong kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bangkalan secara berkelanjutan.




