Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BEM UTM, DPM UTM, MK UTM, serta seluruh elemen mahasiswa yang telah hadir dan aktif dalam diskusi.
Menurutnya, keberanian mahasiswa menyuarakan kondisi Madura menunjukkan bahwa kampus memiliki peran penting sebagai motor perubahan.
Dengan komitmen tersebut, Syafiuddin berharap gerakan mahasiswa dan lembaga legislatif dapat berjalan beriringan dalam memperjuangkan Madura yang lebih maju, berdaya saing, dan memiliki SDM yang kuat.





