Ketua DPD NasDem Bangkalan, RKH. Moch Nasih Aschal, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya untuk memperkuat internal partai, tetapi juga sebagai bentuk rasa syukur atas perjuangan panjang hingga Syaikhona Kholil resmi ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.
Ia menegaskan bahwa nilai-nilai keteladanan Syaikhona Kholil harus menjadi inspirasi bagi partai, terutama dalam menjalankan politik yang santun, positif, dan berpihak pada kemaslahatan masyarakat.
“Melalui teladan beliau, politik Islam harus semakin kuat memperjuangkan kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPW NasDem Jawa Timur, Lita Mahfud Arifin, yang hadir dalam kegiatan tersebut, memaparkan bahwa penetapan gelar Pahlawan Nasional merupakan hasil perjuangan panjang yang dilakukan sejak 2021 melalui kajian akademik, audiensi dengan berbagai pihak, hingga verifikasi di tingkat pusat.
Ia menegaskan bahwa NasDem Jawa Timur kini bergerak sesuai arahan DPP dan fokus memperkuat konsolidasi menuju pemenangan 2029.Lita juga menyampaikan program konkret yang akan dijalankan, termasuk penyelesaian struktur DPC hingga DPRT pada 2026 dan peningkatan kegiatan berbasis budaya serta religius.
Sesuai instruksi Ketua Umum, NasDem akan menggelar kegiatan sholawatan tiga kali setiap bulan di seluruh Jawa Timur, yang di Madura akan menjadi fokus utama karena dekat dengan karakter masyarakat.
Kegiatan ini menjadi momentum bagi NasDem untuk menegaskan komitmen politik yang bersandar pada nilai ke-Ulamaan dan keberpihakan terhadap rakyat, sejalan dengan warisan ajaran Syaikhona Kholil.




