Katamadura.com - Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terus mewabah di Kabupaten Sampang, Madura, dengan ratusan sapi milik peternak setempat terjangkit wabah dan menjadi korban.
Berdasarkan laporan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertan-KP) Sampang, dari Desember 2024 hingga Januari 2025, tercatat 819 ekor sapi terinfeksi PMK di 14 kecamatan.
Kepala Dispertan-KP Sampang, Suyono, menjelaskan bahwa pihaknya fokus dalam menangani wabah tersebut dengan mengerahkan seluruh petugas kesehatan hewan.
Ia menambahkan, pemeriksaan kesehatan hewan ternak sapi intensif dilakukan, terutama di pasar hewan saat proses jual beli berlangsung.
Suyono juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah membentuk tim khusus yang turun langsung ke lapangan untuk memeriksa kesehatan sapi di rumah peternak.
"Kita terus menggencarkan pemeriksaan kesehatan hewan ternak sapi terutama saat proses jual beli di Pasar Hewan," ujarnya.
Selain itu, rutin dilakukan penyemprotan disinfektan di semua pasar hewan dengan melibatkan aparat keamanan.







