Libatkan Banyak Unsur MasyarakatCamat Ganding H. Abdul Khalid mengatakan, Festival Tani Ganding sengaja dirancang sebagai ruang bersama dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.Pemerintah kecamatan dan desa, kelompok tani, pelaku UMKM, pelaku seni hingga masyarakat turut terlibat dalam rangkaian kegiatan.
“Festival Tani Ganding kami konsep sebagai ruang bersama untuk memperkenalkan potensi kecamatan, sekaligus memberikan kesempatan masyarakat mempromosikan produk unggulannya,” kata Abdul Khalid.
Sementara itu, Ketua Panitia Festival Tani Ganding, Helman JR, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan diarahkan untuk menggerakkan potensi lokal.
Festival tersebut berlangsung selama 10 hari dengan berbagai agenda pameran dan kegiatan yang mempertemukan masyarakat dengan produk-produk lokal.
“Kami ingin Festival Tani Ganding menjadi ruang bersama untuk mengenalkan potensi pertanian, UMKM, seni budaya, sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujar Helman.
Ia pun mengajak masyarakat tidak hanya datang untuk menikmati hiburan, tetapi turut memberikan dukungan nyata kepada pelaku usaha lokal dengan membeli produk yang dipasarkan selama festival.
“Harapannya, masyarakat tidak hanya datang menikmati kegiatan, tetapi juga ikut berpartisipasi, membeli produk lokal, dan mendukung pelaku usaha di Ganding,” harapnya.
Dibuka dengan Seni dan BudayaPembukaan Festival Tani Ganding 2026 turut dihadiri Forkopimda Sumenep, sejumlah kepala OPD, Forpimka Ganding, ulama, tokoh masyarakat, MWC NU Ganding, serta masyarakat Ganding dan sekitarnya.
Suasana pembukaan semakin semarak dengan penampilan Musik Tong Tong Raden Agung, Tari Muang Sangkal dari SDN Bataal Barat, serta pertunjukan Teater Sanggar Malar dari PP Mahasinul Akhlaq.
Melalui festival ini, Ganding tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga membawa potensi pertanian, UMKM, seni budaya dan produk lokal ke ruang publik. Dorongan agar festival tersebut menjadi pilot project event kecamatan diharapkan dapat membuka peluang bagi daerah lain untuk mengembangkan kegiatan serupa sesuai karakter dan potensi masing-masing wilayah.







