Katamadura.com – Kinerja Pendamping Desa di Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, mendapat sorotan tajam setelah dianggap kurang aktif oleh sejumlah pihak, termasuk aktivis Ahyatul Karim.
Karim mengkritik ketidakhadiran Pendamping Desa di kantor dan di lapangan, terutama di pulau-pulau yang membutuhkan pendampingan.
Karim menjelaskan bahwa Pendamping Desa memiliki tugas penting dalam mendukung pembangunan desa, namun ia menilai bahwa mereka lebih sering tidak hadir dan tidak memberikan kontribusi yang nyata.