Meski Swakelola, Aspekindo Minta Rehab 180 Sekolah Bangkalan Sesuai Standar

Oplus_16908288

Bangkalan - Ketua Asosiasi Pengusaha Konstruksi Indonesia (Aspekindo) Kabupaten Bangkalan, H. Suparman Rosyidi, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Bangkalan dalam memperjuangkan tambahan anggaran rehabilitasi sarana pendidikan.

Program tersebut mencakup rehabilitasi terhadap 180 gedung pendidikan di Kabupaten Bangkalan.

Suparman menilai tambahan anggaran tersebut menjadi langkah penting untuk memperbaiki kondisi sarana pendidikan, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung lebih aman dan nyaman bagi siswa maupun guru.

โ€œKami sangat bangga dan mengapresiasi kerja keras Bapak Bupati Lukman Hakim yang berhasil membawa anggaran perbaikan sekolah terbesar se-Jatim ini. Kami berharap proses belajar mengajar di Bangkalan kelak bisa berjalan jauh lebih nyaman, aman, dan kondusif bagi para siswa maupun guru,โ€ ujar Suparman.

Meski pelaksanaan rehabilitasi dilakukan melalui mekanisme swakelola, Suparman tetap mengingatkan agar proses pengerjaan tidak mengabaikan aspek teknis dan kualitas konstruksi.

Menurutnya, mekanisme swakelola bukan berarti standar mutu pembangunan dapat dikurangi.Sebagai pimpinan asosiasi konstruksi, ia berharap seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pekerjaan, baik tenaga teknis maupun pelaksana di lapangan, dapat bekerja secara profesional dan mengacu pada spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

โ€œSaya sebagai Ketua Asosiasi Konstruksi mengimbau dan sangat berharap agar dalam pelaksanaan pengerjaan pembangunan nantinya, seluruh pelaksana benar-benar bekerja secara profesional dan sesuai dengan spesifikasi teknis, persis seperti apa yang diharapkan oleh Bapak Bupati demi mewujudkan fasilitas pendidikan yang berkualitas dan tahan lama di Kabupaten Bangkalan,โ€ tegasnya.

Ia menambahkan, pengawasan terhadap kualitas pekerjaan juga penting dilakukan sejak tahap awal hingga rehabilitasi selesai. Hal itu diperlukan agar anggaran yang telah diperjuangkan pemerintah benar-benar menghasilkan bangunan sekolah yang aman, kokoh, dan dapat digunakan dalam jangka panjang.

Dengan rehabilitasi 180 gedung pendidikan tersebut, Pemkab Bangkalan diharapkan tidak hanya menyelesaikan persoalan kerusakan bangunan, tetapi juga meningkatkan standar keamanan dan kenyamanan lingkungan belajar bagi siswa dan guru di seluruh wilayah Kabupaten Bangkalan.

Berita lainnya !

Bagikan: